Tampilkan postingan dengan label Hizbut Tahrir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hizbut Tahrir. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

Menegakkan HukumAllah Tanggungjawab Seluruh Umat Islam





LANGSA : Kewajiban untuk meneggakkan hukum-hukum Allah yaitu Syariat Islam secara kaffah bukan hanya tanggung jawab  kelompok tertentu saja melainkan tanggung jawab seluruh umat Islam.

Demikian antara lain kesimpulan yang disarikan dari hasil pertemuan silaturrahmi antara Hizbut Tahrir Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang dengan sejumlah tokoh umat di Pesantren Raja Silang Tanjong Seumantok, Karang Baru, Minggu (6/1).

Ketua DPD II Hizbut Tahrir Kota Langsa Iqbal  di Langsa, Selasa (8/1) menjelaskan, acara silaturrahmi yang dimulai dengan pemutaran video testimoni para ulama itu dihadiri puluhan tokoh umat Aceh Tamiang dalam rangka menyatukan langkah Syaria’ah dan Khilafah.

Ketua MPU Aceh Tamiang Ust. Khalid Nasution yang juga ikut hadir dalam pertem
uan tersebut antara lain menegaskan, ketika hukum-hukum non muslim masih tetap diterapkan sebagai sistem kehidupan maka umat Islam akan terus dalam keterpurukan. Maka itu hukum-hukum tersebut harus diganti dengan Syari’at Islamlah baru umat Islam akan sejahtera dan jauh dari penistaan-penistaan atas nama agama.

Hizbut Tahrir Kota Langsa Minta Umat Islam Konsisten Jaga Akidah





LANGSA : Ketua DPD II Hizbut Tahrir Kota Langsa Iqbal, S.HI menyerukan kepada seluruh umat Islam agar konsisten menjaga akidahnya. Terutama berkaitan dengan moment pergantian tahun, karena pada moment tersebut banyak umat Islam yang terjebak melakukan dosa besar tanpa sadar.
Moment pergantian tahun, demikian katanya  di Langsa, Kamis (27/12), sekarang ini begitu sangat dinantikan setiap orang. Tak jarang diantara mereka menyambutnya dengan berpesta ria, meniup terompet pada detik-detik terakhir pergantian tahun dan lain-lain. Seakan moment tahun baru tersebut merupakan waktu istimewa yang tak boleh terlewatkan.
Padahal dilihat dari sejarahnya, kata dia, perayaan tahun baru Masehi adalah hari raya kaum non mulim. Karena peringatan tahun baru Masehi itu dimulai sejak 45 SM pada masa kaisar Julius Caesar. Januari dipilih menjadi bulan pertama diantaranya karena dikaitkan dengan nama dewa Janus.

Senin, 24 Desember 2012

Hizbut Tahrir Kota Langsa Minta Pemerintah Batalkan UU BPJS dan UU SJSN





Haba Rakyat 

LANGSA: Jaminan sosial bagi seluruh rakyat dalam sebuah negara merupakan perkara yang sangat penting, namun mengubah jaminan sosial menjadi asuransi sosial sama juga dengan memalak rakyat untuk kepentingan pihak ketiga sebagai pengelola uang yang dikutip dari rakyat.

Demikian antara lain pernyataan yang dibuat DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Langsa menanggapi keberadaan UU nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Perngelola Jaminan Sosial (BPJS) dan UU nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) di Langsa, Minggu (25/11).

Ketua DPD II HTI Kota Langsa Iqbal, S.HI mengatakan, seharusnya melalui program jaminan sosial bisa dipastikan seluruh rakyat akan mendapatkan kesejahteraan sosial baik dalam bidang kesehatan, ketenagakerjaan, pendidikan maupun jaminan hari tua. Namun dalam kedua UU itu justru mengatur tentang asuransi sosial yang akan dikelola oleh Badan Pelaksana Jaminan Sosial. Hal ini seperti disebutkan dalam UU 40/2004 pasal 19 ayat 1 yang berbunyi: Jaminan kesehatan diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas. Juga Pasal 29, 35, 39, dan 43. Semua pasal tersebut menyebutkan secara jelas bahwa jaminan sosisal itu diselenggarakan berdasarkan prinsip asuransi sosial. 

Minggu, 23 Desember 2012

Hizbut Tahrir Minta SBY Ambil Prakarsa Penting Soal Palestina




Haba Rakyat


LANGSA (Waspada): Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta kepada Presiden SBY agar mengambil prakarsa penting untuk menghentikan penyerbuan Israil terhadap rakyat Palestina. Prakarsa tersebut bisa dengan menyerukan negera-negara muslim lainnya agar bersatu melakukan tindakan nyata. Bukan hanya sekedar mengutuk dan mengirim bantuan obat-obatan atau makanan.

Demikian antara lain permintaan yang disampaikan Ketua DPD HTI Kota Langsa Iqbal, S.HI  di Langsa, Rabu (21/11). Menurutnya SBY sebagai salah seorang kepala negara muslim bisa bertindak secara nyata untuk mengehentikan serangan itu.

Hizbut Tahrir Aceh Tamiang Serukan Jihad Fisabillah




Haba Rakyat


KUALA SIMPANG : Sejumlah massa aktivis DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Aceh Tamiang melakukan aksi demontrasi di jalan Medan – Banda Aceh, depan Kantor DPRK Aceh Tamiang, Senin (26/11). Mereka menyerukan kepada seluruh ummat Islam dunia yang berjumlah 1,5 orang supaya bersatu padu melakukan jihad fisabillah untuk membebaskan Palestina dari pencaplokan wilayahnya oleh Yahudi Israil.

Aksi mereka yang juga diikuti sejumlah pelajar itu sempat menarik perhatian para pengguna jalan, dan sejumlah orator silih berganti menyampaikan orasinya. Mereka pada intinya mengutuk kebiadaban Israil dan meminta umat Islam seluruh dunia jangan pernah membiarkan masalah Palestina diselesaikan hanya oleh umat non muslim.

 Darliansyah, salah seorang oratornya mengatakan, ketika umat Islam di dunia sudah tidak lagi berpegang teguh pada Al-Quran dan Sunnah Rasul,  ketidak berdayaan dari kekejaman  yahudi akan terus dihadapi.  

Jumat, 19 Oktober 2012

HTI Kota Langsa Laksanakan Halqah Islam Dan Peradaban




Haba Rakyat

LANGSA: Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Langsa melaksanakan Halqah Islam dan Peradaban (HIP), Sabtu (13/10). Kegiatan tersebut berlangsung di Mesjid Muwahidin Gampong Jawa dengan tujuan untuk melakukan pembelaan terhadap Syariat Islam yang telah dikriminalisasi oleh Komnas Perempuan dan KantraS berkaitan dengan pelaksanaan Syariat Islam di Kota Langsa.

Ketua DPD II HTI Kota Langsa Iqbal S.Hi dalam siaran persnya yang dikirim Minggu (14/10), mengatakan, karena dengan halqah tersebut HTI ingin meluruskan persoalan soal tuduhan Komnas Perempuan dan Kontras tentang insiden yang menimpa PE, seorang remaja yang ditemuskan tewas tergantung, bahwa kejadian itu akibat pelaksanaan Syariat Islam, maka pihaknya juga mengundang kedua lembaga itu di samping pihak-pihak lainnya yang dianggap berkompeten.

Sabtu, 13 Oktober 2012

HTI Kota Langsa Kecam Tindakan Kriminalisasi Syariat Islam




Haba Rakyat 
LANGSA: Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Langsa mengecam keras tindakan sejumlah pihak yang berdalih memperjuangkan HAM lalu mengkriminalisasi terhadap pelaksanaan Syariat Islam.

Karena tindakan tersebut lahir dari ide kufur akidah sekukerisme – libarisme yang memisahkan antara agama dengan kehidupan sebagai sumber penentu nilai baik dan buruk. Demikian antara lain dikatakan Ketua DPD II HTI Kota Langsa Iqbal, S.Hi  melalui siaran pers yang dikirim, Rabu (10/10).