LANGSA: Walikota Langsa Drs.
Zulkifli Zainon, MM membantah isu miring yang dialamatkan kepadanya karena
menjelang pilkada melakukan pergantian 118 orang pejabat di jajaran
pemerintahannya pada berbagai jenjang.
Bantahan tersebut diungkapkannya secara terbuka saat memberikan kata
sambutan pada saat pelantikan semua pejabat tersebut di aula sektariat
Pemerintah Kota Langsa, Senin (24/10). Sementara isu yang berkembang, Walikota
Langsa sengaja melakukan mutasi jabatan untuk ‘membersihkan’ pejabat yang tidak
loyal karena dirinya akan maju kembali sebagai calon walikota masa mendatang.
Isu itu menjadi kuat, karena pergantian ini dilakukan menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Walikota Langsa pada saat akan digelarnya pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala
Daerah (Pemilukada) 2011. Dan Walikota
Langsa Drs.Zulkifli Zainon, MM melakukan perombakan struktur cabinet
pemerintahannya itu setelah dia
secara resmi mendaftarkan dirinya ke KIP yang berpasangan dengan Syaifullah,
SH, MH.
Menurut Walikota, perombakan cabinet atau mutasi
jabatan itu dilakukan bagi semua golongan dan eselon yang dianggap layak dan
tidak layak menempati Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) yang ada dalam
pemerintahan Kota Langsa. Dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan public di
tingkat SKPK itu sendiri demi kesejateraan masyarakat.
Dalam pidatonya,
Walikota Langsa menegaskan, bahwa mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukannya
itu merupakan hal yang normative sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 96
tahun 2000, sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah nomor 09 tahun
2003 tentang wewenang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS.
“Pada hari ini seiring dengan pelantikan
Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru saya tegaskan, bahwa mutasi ini tidak ada
kepentingan politis terkait pencalonan saya kembali sebagai Walikota Langsa
pada Pilkada nanti. Namun mutasi hari ini murni untuk memperbaiki dan
meningkatkan kinerja pelayanan dari SKPK untuk masyarakat,” tegasnya.
Selain peningkatan karir dan
penyegaran jabatan, tambahnya, mutasi tersebut juga dilakukan
berdasarkan hasil pantauan dan evaluasi terhadap kinerja SKPK atas pencapaian
program pembangunan selama ini. Dimana bagi SKPK yang kurang memadai, maka
perlu dilakukan perombakan untuk perubahan yang lebih baik.
Adapun mutasi dan pelantikan yang
dilakukan itu meliputi pergantian Sekdako Langsa dari Syaifullah, SH, MM, MH kepada Muhammad Syahril, SH, M.AP yang
sebelumnya menjabat sebagai asisten keistimewaan Aceh dan ekonomi secretariat
daerah Kota Langsa.
Selainh itu mutasi dan rotasi sejumlah SKPK
beserta perangkatnya berdasarkan golongan dan Eselon yang meliputi Eselon II
sebanyak 12 orang. Eselon III sebanyak 47 orang dan Eselon IV sebanyak 50 orang
serta Eselon V sebanyak 9 orang, jumlah total para pejabat yang lantik itu mencapai
118 orang mulai di tingkat Sekda dan kepala
SKPK sampai kepada perangkat SKPK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar