Senin, 24 Oktober 2011

Wali Kota Langsa Bantah Pergantian 118 Pejabat Karena Kepentingan Politis



Haba Rakyat,

LANGSA: Walikota Langsa Drs. Zulkifli Zainon, MM membantah isu miring yang dialamatkan kepadanya karena menjelang pilkada melakukan pergantian 118 orang pejabat di jajaran pemerintahannya pada berbagai jenjang.

Bantahan tersebut diungkapkannya secara terbuka saat memberikan kata sambutan pada saat pelantikan semua pejabat tersebut di aula sektariat Pemerintah Kota Langsa, Senin (24/10). Sementara isu yang berkembang, Walikota Langsa sengaja melakukan mutasi jabatan untuk ‘membersihkan’ pejabat yang tidak loyal karena dirinya akan maju kembali sebagai calon walikota masa mendatang.

Isu itu menjadi kuat, karena pergantian ini dilakukan menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Walikota Langsa pada saat akan digelarnya pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2011. Dan Walikota Langsa Drs.Zulkifli Zainon, MM melakukan perombakan struktur cabinet pemerintahannya itu setelah dia secara resmi mendaftarkan dirinya ke KIP yang berpasangan dengan Syaifullah, SH, MH.

Menurut Walikota, perombakan cabinet atau mutasi jabatan itu dilakukan bagi semua golongan dan eselon yang dianggap layak dan tidak layak menempati Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) yang ada dalam pemerintahan Kota Langsa. Dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan public di tingkat SKPK itu sendiri demi kesejateraan masyarakat.

Dalam pidatonya, Walikota Langsa menegaskan, bahwa mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukannya itu merupakan hal yang normative sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 96 tahun 2000, sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah nomor 09 tahun 2003 tentang wewenang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS.

“Pada hari ini seiring dengan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru saya tegaskan, bahwa mutasi ini tidak ada kepentingan politis terkait pencalonan saya kembali sebagai Walikota Langsa pada Pilkada nanti. Namun mutasi hari ini murni untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja pelayanan dari SKPK untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain peningkatan karir dan penyegaran jabatan, tambahnya, mutasi tersebut juga dilakukan berdasarkan hasil pantauan dan evaluasi terhadap kinerja SKPK atas pencapaian program pembangunan selama ini. Dimana bagi SKPK yang kurang memadai, maka perlu dilakukan perombakan untuk perubahan yang lebih baik.

Adapun mutasi dan pelantikan yang dilakukan itu meliputi pergantian Sekdako Langsa dari Syaifullah, SH, MM, MH kepada Muhammad Syahril, SH, M.AP yang sebelumnya menjabat sebagai asisten keistimewaan Aceh dan ekonomi secretariat daerah Kota Langsa.

Selainh itu mutasi dan rotasi sejumlah SKPK beserta perangkatnya berdasarkan golongan dan Eselon yang meliputi Eselon II sebanyak 12 orang. Eselon III sebanyak 47 orang dan Eselon IV sebanyak 50 orang serta Eselon V sebanyak 9 orang, jumlah total para pejabat yang lantik itu mencapai 118 orang mulai di tingkat Sekda dan kepala SKPK sampai kepada perangkat SKPK.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar