Tampilkan postingan dengan label walikota Langsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label walikota Langsa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Kota Langsa Dapat Hibah Mobil Pustaka Keliling


Haba Rakyat

LANGSA :Pemerintah Kota Langsa mendapat hibah satu unit mobil pustaka keliling dari lembaga Perpustakaan Nasional, Senin (17/12). Penyerahan mobil pustaka keliling itu diserahkan secara langsung oleh Kepala Perputakaan Nasional Dra Hj Sri Sularsih kepada Wali Kota Langsa Usman Abdullah SE di Jakarta beberapa hari lalu di Jakarta.

Saat penyerahan itu, Kepala Perpusatakaan Nasional Sri Sularsih mengatakan, tujuannnya diberikan mobil tersebut kepada Pemerintah Kota Langsa untuk mendekatkan bahan bacaan sebagai kebutuhan informasi bagi masyarakat, terutama yang tinggal jauh dengan pusat perkotaan.

Maka itu dia berpesan mobil pustaka keliling itu harus menjangkau wilayah-wilayah gampong sampai jauh ke pedalaman, untuk meningkatkan minat baca warga masyarakat gampong yang sesuai dengan kebutuhannya, seperti bidang pertanian, perikanan dan lain-lain.

Kamis, 18 Oktober 2012

Kadis Pendidikan Dan Para Guru Kunjungi Walikota Langsa Pertama Di LP



Haba Rakyat
LANGSA: Dalam rangka peringatan HUT  Pemko Langsa ke XI, Kepala Dinas Pendidikan Kota  Langsa  H Jauhari Amin beserta para kepala sekolah tingkat SMP, Rabu (17/10), mengunjungi mantan Walikota Langsa H Azhari Aziz  yang hingga kini masih mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Langsa terkait kasus bobolnya kas Pemko Langsa Rp 36 milyar beberapa tahun lalu.

Kunjungan ke LP tersebut adalah sebagai bentuk perhatian dan simpati Dinas Pendidikan terhadap H Azhari Aziz yang merupakan Walikota Langsa pertama sejak Kota tersebut dimekarkan dari Kabupaten induknya Aceh Timur.

Jumat, 14 September 2012

Kondisi Pasar Jadi Perhatian Utama Walikota Langsa Baru




Haba Rakyat


LANGSA: Kondisi pusat pasar yang menyimpan berbagai masalah menjadi perhatian utama Walikota Langsa yang baru Tgk. Usman Abdullah bersama Wakilnya Drs. Marzuki Hamid.  Hal tersebut diperlihatkannya dengan melakukan kunjungan kerja, Rabu (29/8) ke pusat pasar tepatnya dua hari setelah yang bersangkutan dilantik.

Kedatangan Walikota Langsa bersama wakilnya yang juga didampingi  sejumlah stafnya itu untuk melihat secara langsung ruko yang sedang dibangun dan sempat didemo dengan usaha penghancuran oleh sejumlah pedagang yang tidak setuju, karena dinilai telah mengambil lokasi parkir.

Kamis, 13 September 2012

Walikota Tepung Tawar Calhaj Kementrian Agama


Haba Rakyat

LANGSA: Walikota Langsa, Usman Abdullah, melakukan tepung tawar  terhadap para calon jamaah haji di lingkungan Kementrian Agama setempat, Selasa (11/9). Acara tepung tawar atau pesijuek itu dilaksanakan bersamaan dengan pelaksaan halal bi halal yang dilaksanakan para  pegawai di jajaran Kantor Kementrian Agama Kota Langsa.
Toke Seu Uem

Sebelum Walikota melakukan pesijuek terhadap 13 orang calhaj di jajaran Kementrian Agama Kota Langsa tersebut, Kepala Kementrian Agama Kota Langsa Ynus Ibrahim terlebih dahulu melakukan tepung tawar pula terhadap Walikota Langsa Usman Abdullah bersama wakilnya Marzuki Hamid dan istrinya.

Senin, 27 Agustus 2012

Pak Wali Di Pundakmu Beribu Harapan Dilabuhkan

  
            Kendati dibalut rasa suka cita yang terpancar dari binar-binar wajah yang hadir dalam ruang tersebut namun tidak mampu memupus beberapa raut wajah di dalam ruang itu  yang juga memancarkan  rasa haru mendalam.
 
            Acara yang intinya merupakan acara perpisahan namun dibungkus dengan tema halal bihalal tersebut tak pelak menyimpan banyak cerita, memori yang mungkin bagi sebagian orang terasa biasa saja, namun bagi para pelaku yang terlibat jauh di dalamnya merupakan sebuah perjuangan yang akhirnya berbuah manis.

Kamis, 05 April 2012

Pj. Walikota Langsa Akan Mencari Dana Untuk Kirim Anak Punk Ke SPN



Haba Rakyat

LANGSA: Penjabat Walikota Langsa, Drs. Bustami Usman ikut merasa prihatin dengan perkembangan anak-anak jalanan yang sering diistilahkan dengan anak Punk, dan berencana akan melakukan razia untuk ditangkap dan dikirim ke SPN Seulawah untuk dibina.

Setelah mendapat laporan dari Kadis Syariat Islam Ibrahim Latif bahwa ada sepasang anak punk yang ditangkap warga bersama polisi syariah sedang berzina di tempat umum, dirinya secara spontan langsung mengatakan berkeinginan untuk melakukan pembinaan terhadap mereka.

Menurut Bustami, para anak-anak  punk itu sebenarnya masih ada yang punya potensi untuk kembali kepada jalan yang benar. Buktinya, kata dia, seperti yang ditangkap di Banda Aceh beberapa waktu lalu atas kerjasama Kapolda dengan Pemko Banda Aceh, diantara mereka ternyata ada yang pandai azan dan mengaji.

Umumnya para anak punk itu berasal dari keluarga yang hancur. Dimana orang tuanya tidak sempat memperhatikan lagi keberadaannya. Sehingga terjerumus mencari teman senasib di luar rumah, dan mereka direkrut untuk diajak hidup bersama di jalanan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Maka itu, Bustami Usman sangat berkeinginan untuk melakukan pembinaan terhadap mereka. “Kita akan mencari dana dan mengajak Polda Aceh untuk bekerjasama melakukan pembinaan terhadap mereka,” katanya.

Sementara sepasang anak jalanan yang ditangkap warga bersama polisi Syariah dua hari lalu, sekarang sudah diserahkan ke Polres Langsa. Kapolres Langsa, AKBP, Hariadi melalui Kabag Ops, Hadi, membenarkan pihaknya telah menerima kedua tersangka tersebut. “Mereka sedang diproses secara hukum,” kata Hadi.  

Saat berita ini dikirim, Kapolres Langsa Hariadi juga sedang menggelar rapat soal tersebut bersama Kadis Syariat Islam di kantornnya. Kadis Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, ketika Waspada hubungi hanya mengirim SMS singkat, rapat sedang berlangsung. Dan para peserta rapat termasuk tokoh agama dan sejumlah LSM.

Pj. Walikota Langsa Keluarkan Intruksi Jumat Khusyuek’



Haba Rakyat

LANGSA; Penjabat Walikota Langsa, Drs. Bustami Usman, SH, M.Si mengeluarkan sebuah intruksi khusus tentang wajibnya seluruh warga Kota Langsa yang laki-laki untuk memakmurkan mesjid dengan melaksanakan shalat jumat. 

Secara khusus pula intruksi yang diberinama Jumat Khusyuek itu ditandatangani di ruang kerjanya, depan para wartawan, Selasa (3/4). Sebelum menandatangani intruksi tersebut, Bustami terlebih dahulu menyampaikan obsesinya agar seluruh warga Kota Langsa, suatu saat nanti, selalu dapat melaksanakan setiap shalat wajib tepat waktu secara berjamaah.

“Terutama shalat subuh bisa terlihat seperti pelaksanaan shalat Jumat,” demkian dia menjelaskan harapannya.

Adapun tentang intruksi Jumat Khusyuek tersebut, kata dia, sudah dua minggu disosialisasikan kepada berbagai elemen masyarakat. Karena sudah mendapat dukungan luas dari semua pihak, tambahnya, makanya intruksi tersebut dikeluarkan.

Intruksi yang berisi lima butir perintah itu antara lain ditujukan kepada para Kepala SKPK, Kepala Instansi vertikal, Kepala BUMN dan BUMD, Kepala Sekolah, para Geuchik, dan pemilik toko ataupunkedai, supaya dapat diteruskan kepada semua pihak yang berada di bawah tanggungjawabnya masing-masing.

Pada bagian pertama intruksi itu disebutkan, setiap orang yang Islam tidak mempunyai uzur syar’i wajib menunaikan shalat Jumat. Kemudian setiap untuk menghentikan kegiatan usaha pada hari Jumat mulai pukul 12.00 WIB sampai selesai shalat jumat.

Lalu setiap pemilik kenderaan/pengemudi/usaha angkutan umum/ pribadi/ swasta agar menghentikan kegiatannya pada hari jumat sejak pukul 12.00WIB sampai selesai shalat jumat.

Kegiatan dinas, proses belajar mengajar dan berjualan juga harus dihentikan. Khusus kepada Kepala Dinas Syariat Islam, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan petugas Satpol PP serta wilayatul Hisbah agar melakukan pemberitahuan / penerangan dan himbauan serta menterukan kepada masyarakat setiap hari jumat guna melaksanakan shalat jumat.



Selasa, 20 Maret 2012

Pj Walikota Jangan Sibuk Ditepung Tawar

Haba Rakyat

            Kota Langsa: Sejumlah kalangan mengharapkan Pj.Walikota Langsa Bustami Usman tidak terlalu disibukkan dengan kegiatan seremonial  tepung tawar, Selasa (20/3).

            Meski baru datang ke Kota Langsa pada Sabtu malam namun Bustami telah beberapa kali menjalani acara  tepung tawar, terakhir  kemarin acara tepung tawar dilaksanakan di kantor Dinas Koperasi,Perdagangan, Industri dan UKM  (Koperindag dan UKM)  Kota Langsa, sebelum membukan acara pelatihan peamfaatan tepurung kelapa.

            Kandati acara tepung tawar tersebut dianggap penting sebagai tradisi adat wujud menghargai tamu, namun bila setiap hari kegiatan tersebut dilaksanakan dikhawatirkan akan menggangu tugas utama Pj Walikota Langsa.

            Sementara itu Pj.Walikota Langsa Bustami Usman  yang ditemui usai acara tepung tawar di Dinas Koperindag dan UKM Langsa  mengatakan acara tepung tawar tersebut merupakan permintaan dinas terkait.

            “Ini janji lama yang harus saya penuhi,” ujarnya, dia mengatakan pada masa yang akan datang akan mempertibangkan acara tepung tawar  yang akan dilakukan.

Pemko Langsa Belum Bisa Lindungan Pengusaha Ritel Lokal



            Kota Langsa: Pemerintah Kota Langsa belum memiliki kebijakan yang dapat melindungan pengusaha lokal  khususnya sektor riil dari tekanan pemodal besar yang ikut bermain disektor tersebut,Selasa (20/3).

            Keberadaan pemodal besar yang ikut bermain disektor riil tersebut dikhawatirkan akan menyulitkan pengusaha lokal, karena keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, persaigan yang terjadi dinilai akan berat sebelah, para pengusaha lokal justru akan semakin tertekan.

Sejumlah usaha ritel yang dikuasai pemodal besar saat ini mulai merambah Kota Langsa diantaranya usaha mini market Indo Maret yang telah membuka tiga gerainya di kota ini dalam waktu bersamaan.

Sementara dari sektor makanan masuknya usaha Sari Roti dengan mengandalkan sistim  penjualan mengunakan gerobak dan menempatkan rak roti hampir diseluruh toko di Kota  dinilai juga berpotensi mengusur pengusaha roti lokal.

Menurut Iskandar, Kepala Bidang Perdagangan dan Penanamam Modal pada Dinas Koperasi,Perdagangan, Industri dan UKM  (Koperindag dan UKM)  Kota Langsa, sampai saat ini pihaknya belum meiliki regulasi yang mengatur masalah tersebut.

Menurutnya soal perizinan semuanya telah diatur oleh kantor satu atap, sehingga pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin apapun lagi, dia juga menganggap wajar ada persaingan dalam dunia usaha.

“Wajar saja orang jualan saling bersaing, kita tidak bisa berbuat apapun, apalagi saya baru beberapa bulan dalam jabatan ini, dari dulu tidak ada masalah ini,” ujarnya.

Minggu, 18 Maret 2012

PNS Langgar Dispilin Bisa Dipecat Dengan Tidak Terhormat



Haba Rakyat

LANGSA:  PJ. Walikota Langsa Bustami Usman mengambil apel perdana di kantor Pemko setempat, Senin (19/3). Dalam amanatnya dia mengingatkan agar seluruh jajaran PNS di Kota Langsa untuk menjaga kedispilinan. Karena yang melanggar dispilin sesuai dengan PP sanksinya bisa sampai pada pemberhentian dengan tidak terhormat.

Mengenai tugasnya sebagai Pj. Walikota, dia menguraikan ada tiga hal yang menjadi pokok dan wajib dijalankan dalam masa transisi. Pelaksanaan pemerintahan, pembangunan kemasyarakatan harus tetap berjalan lancar, dan menyukseskan pelaksanaan pemilukada di Kota Langsa.

“Memang ada tiga tugas pokok bagi saya selama menjadi Pj.Walikota Langsa ini, namun yang paling utama adalah menyukseskan pelaksanaan pemilukada di Kota Langsa secara damai dan demokratis serta membangun komunikasi dengan jajaran muspida dan muspida plus yang ada,” demikian katanya menegaskan.

Menurutnya, pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh terhenti dengan agenda pemilukada tersebut. Walaupun itu adalah agenda nasional, namun pelayanan dan pembangunan terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas dalam pemerintahan.

Berkaitan dengan pelaksanaan pemilukada ini, Bustami mengharapkan kepada pegawai negeri untuk dapat bersikap netral dan tidak ikut-ikutan dalam berbagai kegiatan pasangan calon Walikota Langsa.

“PNS harus benar-benar netral dan tidak boleh menghadiri kegiatan di posko kandidat maupun kampanye,” ujarnya.

Selain itu, selama menjadi Pj. Walikota Langsa, Bustami juga mengingatkan kepada PNS dijajarannya untuk meningkatkan kedisiplinan sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010. Dimana dalam PP tersebut dijelaskan bahwa saksi disiplin terhadap PNS yang melanggar aturan bisa sampai pada pemberhentian dari PNS secara tidak terhormat.

Sabtu, 18 Februari 2012

Warga Telaga Tujoh Keluhkan Masalah Air Bersih Kepada Walikota




Haba Rakyat

LANGSA : Sejumlah warga masyarakat perwakilan Gampong Teulaga Tujoh di Pulau Pusong, Kecamatan Langsa Barat menyampaikan keluhannya kepada Walikota Langsa Drs.  Zulkifli Zainon, MM, tentang harga air bersih yang mereka beli sekarang menjadi lebih mahal setelah dikelola pemerintah.

Laporan tersebut mereka sampaikan dengan lisan secara langsung ketika Walikota Drs. Zulkifli Zainon, MM sedang menghadiri acara silaturrahmi dengan warga Gampong Sunagi Pauh di Dusun BTN Sungai Pauh, Sabtu (18/2) malam.

Menurut mereka, sewaktu pengangkutan air bersih dikelola warga masyarakat dengan biaya tanpa subsidi dari pemertintah, harga per drumnya mereka beli cukup Rp.5000. Sekarang sejak dikelola pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kota Langsa harganya menjadi Rp. 8000 per drum.

Menyikapi laporan tersebut, Walikota Langsa, secara spontan berjanji akan menindak lanjuti persoalan itu. Dia akan segera memanggil Kepala Dinas Perhubungan Drs Razali A Karim, untuk dimintai klarifikasinya seputar persoalan dimaksud.