Haba Rakyat
LANGSA: Pemerintah Kota Langsa memutuskan akan membayar
cicil tagihan rekening listrik Penerang Jalan Umum (PJU) yang mencapai Rp
774 juta lebih kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Langsa.
Keputusan tersebut diambil setelah melakukan pertemuan bersama dengan pihak PLN
Cabang Langsa yang dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Nahwaluddin, para
pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa serta Pemerintah Kota
Langsa yang diwakili oleh Asisten III bidang Umum, Ir Basyir, kemarin di kantor
DPRK Langsa.
Ketua Komisi D, DPRK Langsa Ir.Joni mengatakan, latar belakang pengambilan
keputusan tersebut karena sampai saat ini Pemko Langsa terkendala membayar
rekening listrik tersebut akibat pengesahan Perubahan Anggaran Perndapatan dan
Belanja Kota (APBK-P) TA 2011 yang sampai saat ini belum kunjung di sahkan
karena kisruh yang terjadi di tubuh DPRK Langsa.
“Sebenarnya kita memiliki dana untuk membayar tagihan
rekening tersebut, namun karena pengesahan APBK-P TA 2011 yang selalu
terkendala sehingga anggaran yang ada tidak bisa dipergunakan,” ujarnya.
Dia menambahkan untuk membayar rekening tersebut
Pemko Langsa akan mengunakan dana dari pemotongan pajak PJU dari para
pelanggan PLN yang setiap bulan disetorkan PLN ke kas Pemko Langsa yang
mencapai Rp 270 juta, sampai Agustus dana yang terhimpun dari pjak PJU mencapai
Rp 2,1 Milyar.
“Tapi dana dari pajak PJU tersebut tidak dapat
dipergunakan langsung oleh Pemko Langsa untuk pembayaran rekening yang
tertungak karena belum ada pengesahan APBK TA 2011, inilah puncak persoalannya”
ujarnya.
Dalam rapat yang digelar tersebut dicapai kesepakatan
Pemko Langsa akan membayar tagihan tersebut dengan cara mencicil, dana untuk
pembayaran tersebut akan diambil mendahului pengesahan APBK-P sehingga harus
ada persetujuan anggota dewan, menurut Joni dalam rapat tersebut DPRK Langsa
telah setujuh sehingga dapat langsung dibayar.
Pihak PLN cabang langsa sendiri memberikan
batas waktu sampai desember 2011 kepada Pemko Langsa untuk membayar semua
tagihan rekening listrik tersebut.
Lampu TTL Kembali Menyala
Lampu di Terminal Terpadu Langsa (TTL) yang telah diputus oleh
pihak PLN Langsa sejak tiga minggu lalu akibat Pemko Langsa
menunggak pembayara PJU mulai kemarin malam mulai menyala kembali.
Lampu di TTL kembali menyakla setelah beberapa anggota
DPRK langsa melakukan kunjungan kelokasi TTL kemarin, para anggota dewan
yang mendengar langsung keluhan para pemilik loket dan pengusahan di TTL
langsung meminta pihak PLN agar dapat menyambung kembali arus listrik ke TTL.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar