Haba Rakyat,
LANGSA : Neraca keuangan Pemerintah Kota (Pemko ) Langsa terancam
stagnan menyusul belum cairnya pinjaman dana yang diajukan Pemko Langsa
kepada Bank Aceh.
Sampai kemarin belum ada tanda-tanda pinjaman tersebut akan
segera cair, menurut Kepala Bank Aceh Cabang Langsa Bambang Irawansyah,
permohonan pinjaman tersebut saat ini sedang dipelajari di kantor pusat Bank
Aceh.
“Saat ini berkas administrasi pinjaman tersebut sedang
dipelajari oleh komite kredit Bank Aceh di Banda Aceh, saya tidak bias
berkomentar banyak tentang persoalan ini,” ujarnya yang ditemui di kantornya
kemarin.
Dia menambahkan peminjaman tersebut tidak dapat didesak
segera direalisasi karena banyak mekanisme yabng harus dijalani, termasuk
soal kelengkapan berkas administrasi tersebut.
Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota
(DPRK) Langsa Saiful Anwar yang ditemui di ruang Komisi D, mengharapkan pihak
Bank Aceh segera mencairkan dana pinjaman tersebut karena dana tersebut sangat
dibutuhkan untuk memutar roda keuangan Pemerintah Kota langsa yang saat ini
mengalami devisit yang mencapai Rp 40 Milyar lebih.
“Bila dana pinjaman tersebut tidak segera cair banyak
kegiatan di Pemko Langsa akan tertunda, bahkan terhambat, karena pembiayaan
kegiatan tersebut sangat bergantung dari dana pinjaman tersebut,” ujarnya.
Guna menutupi
devisit keuangan yang dialami Pemko Langsa tahun 2011 ini, sejak beberapa
bulan lalu Pemko Langsa telah mengajukan pinjaman ke Bank Aceh sebesar Rp 20
Milyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar