Minggu, 13 Mei 2012

MTs Terpadu Langsa Lepaskan 77 Orang Generasi Pelopor



Haba Rakyat

LANGSA: Madrasah Tsanawiyah Terpadu Langsa untuk pertamakalinya melepaskan 77 orang siswa kelas tiga yang telah menamatkan pendidikannya. Acara perpisahannya diselenggarakan, Sabtu (12/5), di halaman sekolah setempat yang diiringi dengan berbagai kegiatan hiburan dan kesenian.
Siswa MTs Terpadu Langsa

Wakil Kepala Mts Terpadu Langsa Drs Rusli dalam kata sambutannya antara lain mengatakan, mereka yang yang tahun ini menamatkan pendidikannya di MTs Terpadu Langsa merupakan angkatan pertama makanya pantas disebut sebagai generasi pelopor bagi sekolah tersebut.

Sebagai pelopor, Rusli berharap lepasan MTs Terpadu Langsa angkatan pertama ini semuanya akan menjadi orang –orang yang sukses. “Kalian merupakan calon-calon orang yang akan berhasil di masa depan,” demikian Rusli membakar semangat mereka.

Menurut Rusli, langkah awal untuk membuat sukses semua orang harus punya mimpi. Bermimpilah besar dan jagalah sehingga tetap tegak walau badai menerjang atau angin
topan menghantam. Dan biarkan mimpi kalian tetap berkibar diangkasa dengan gagah
seperti bendera merah putih kebanggan Bangsa Indonesia

Jika ada yang belum punya mimpi, Rusli menganjurkan mulai  sekarang setiap mantan siswa MTs terpadu Langsa harus sudah merencanakan jadi apa lima tahun mendatang.  Mau punya apa pada usia 30 tahun nanti. Maka itu tentukan mimpi itu mulai dari sekarang. 

 Rumuskan mimpi kalian degan benar dan tepat. Kemudian biarkan mimpi kalian memperbudak kalian hingga mimpi itu terwujud,” ujar Wakil Kepala MTs Terpadu Langsa itu dengan penuh semangat.

Mimpi, tambah Rusli, pertanda seseorang itu hidup dan punya harapan. Jika orang ada mimpinya hidup akan selalu bersemangat dan jauh dari segala penyakit serta tekanan. Semua orang-orang besar yang namanya tertoreh dengan tinta emas dalam sejarah sepanjang masa, ujar Rusli, mereka mengawali usahanya dengan mimpi yang sering disebut cita-cita.

Maka itu Rusli sangat menekankan kepada para anak didiknya itu agar mulai sekarang menanamkan mimpi yang besar. Apa yang mereka cita-citakan, diminta jangan takut untuk bermimpi bahwa satu saat pasti akan dapat diperolehnya, asal disertai dengan usaha yang sungguh-sungguh sambil terus berdoa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar