Rabu, 02 Mei 2012

Keuangan Pemko Langsa Masih Morat-Marit


Haba Rakyat
 
            Kendatipun Anggaran Pendapatan Belanja Kota (APBK) tahun 2012 telah disahkan pada Desember 2011 lalu,namun hingga saat ini realisasi keuangan Pemerintah Kota Langsa masih morat-marit dan terkesan seperti terjadinya kekosongan uang di Kas daerah,Kamis (19/4).
 
Ketidak normal nya realisasi APBK tahun 2012 Kota Langsa sangat terlihat jelas saat ini dimana sejumlah SKPK mengeluhkan lambannya pencairan dana yang diusulkan ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) setempat,terutama untuk dana-dana rutinitas dari SKPD tersebut.
 
Informasi yang diperoleh dilapangan,dimana sejumlah SKPK di Kota Langsa dengan lambannya pencairan dana dari DPKA maka sangat berdampak dalam melaksanakan tugas rutinitas instansi.Jadi,problema tersebut cenderung memiliki makna terbalik dengan dinyatakan bahwa keuangan Pemko Langsa bebas devisit.
 
“Jika memang keuangan Pemko Langsa tidak lagi devisit,berarti semua dana yang dibutuhkan dan telah diplotkan dalam APBK tahun 2012 sesuai kebutuhan ketika diusulkan ke dinas keuangan,maka tidak akan ada keluhan dari SKPD,”ungkap Edy Saputra salah seorang warga Langsa kepada Koran ini kemarin.
 
Menurutnya,akibat pencairan dana yang dibutuhkan oleh SKPK tidak tepat waktu juga sangat berpengaruh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, “efek negatif lainnya nanti berdampak juga dengan kemalasan dari  para pegawai dalam bekerja,jadi hal ini jangan sampai terjadi,”pintanya.
 
Oleh karenanya,untuk terciptanya roda pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang efektif,maka Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Langsa harus segera merealisasikan semua anggaran yang diusulkan pada triwulan pertama oleh SKPK. “Jika kondisi ini terus berlangsung hingga memasuki bulan Mei 2012 mendatang,berarti jelas uang di Kas Pemko Langsa disinyalir kosong dan hanya tercamtum angka pisiknya saja pada lembaran APBK,”tukas Edy lagi.
 
Sementara itu,Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Langsa Samsul Bahri ketika dikonfirmasi terkait persoalan tersebut melalui telephon selularnya tidak memberikan jawaban dan hanya menyuruh menjumpai Abubakar bidang bendahara umum daerah pada dinas dimaksud.
 
Dalam kesempatan lainnya,Abubakar yang menjabat sebagai Bendahara Umum Daerah (BUD) Kota Langsa pada Dinas DPKA setempat dan ketika ditanyakan sekaiatan lambannya pencaiaran dana dari keuangan yang sudah diusulkan oleh SKPK,dirinya kepada Koran ini mengakui,bahwa masih ada anggaran beberapa SKPK yang belum terbayar amprahan triwulan pertama.
 
“Namun,pada awal Mei 2012 mendatang semuanya akan kita realisasi,”ungkap Abubakar seraya menegaskan,keterlambatan pencairan tersebut juga ada yang disebabkan terlambat memasukan amprahannya ke DPKA, dan anggaran Pemko Langsa tahun ini juga banyak terserap untuk Pemilukada. 

Ketika ditanyakan,dengan terjadinya putaran kedua Pemilukada Walikota,Wakil Walikota Langsa tahun 2012 berapa dana yang akan terserap untuk Pemilukada tahap kedua itu dan apakah akan terjadinya devisit,Abubakar sembari tersenyum menyebutkan,ya,untuk Pemilukada lebih kurang sekitar Rp.5 miliar,sementara untuk Abubakar hanya tersenyum saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar