LANGSA: Penjabat Walikota Langsa
Bustami Usman membuka secara resmi acara pengkaderan 200 orang pelajar sebagai
kader anti narkoba yang dipusatkan di Hotel Harmoni, Selasa (1/5).
![]() |
| Kader Anti Narkoba Kota Langsa |
Acara pengkaderan sekaligus penyuluh anti
narkoba di lingkungan sekolah se-Kota Langsa itu diselenggrakan BNN Kota
Langsa, dalam rangka upaya membasmi habis seluruh antek-antek pengguna dan
pengedar narkoba di wilayah hukum Kota Langsa.
Menurut Bustami Usman, Acara Pengkaderan BNN Langsa tersebut sangat bagus sebagai pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Pihaknya akan selalu memberikan apresiasi sekaligus mendukung kinerja
BNN, karena pengkaderan ini sebagai bukti tanggung jawab untuk mensukseskan masa depan Bangsa
yang bebas narkoba dan berprestasi.
Selaku penjabat Walikota Langsa, Bustami juga merasa geram terhadap para pengedar
narkoba yang merusak pelajar di Kota
Langsa dengan menggunakan pola kerja seperti mafia. Disebut mafia, katanya, karena cara
kerja mereka terstruktur untuk mencari
keuntungan hingga ke elemen paling
sampai kepada para pelajar.
Mereka pertamanya memberikan secara gratis selanjutnya
setelah ketagihan akan berujung dengan keterpaksaan sampai menjual sawah atau rumah. Jelas kerja seperti itu skenario mafia dengan membangun komunikasi sesama mereka dan menjualnya tak
pandang umur hingga anak usia belia pun menjadi sasaran, ujar Walikota Langsa.
Kepala BNN Kota Langsa Navri Yulenny, SH,
MH mengatakan jumlah kader yang dilatih itu sebanyak 200 peserta. Pelatihannya dipusatkan di Hotel Harmoni Langsa mulai tanggal 1 s/ 16 Mei 2012 yang terdiri dari 4
gelombang.
Gelombang pertama berasal dari SMAN 1, SMKN 2 dan SMA JAYA. Lalu dilanjutkan dengan gelombang ke 2 pesertanya siswa MA MUQ Langsa, SMAN 2 dan SMA Jaya, untuk gelombang ke 3 SMAN 4, SMAN 5 dan
SMKN 1 dan gelombang ke 4 peserta
pengkaderan berasal SMA Cut Nyak Dien, SMAN 3 dan SMKN , demikian Navri Yuleni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar