Jumat, 10 Februari 2012

Puluhan Wartawan Langsa lakukan Demo




            Kota Langsa: Hari Pers Nasional ke-27 yang jatuh pada hari, Kamis 9 Februari 2012, Puluhan wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kota Langsa melakukan aksi demo memprotes  pemukulan seorang wartawan di Kabupaten Aceh Timur beberapa hari lalu, Jum'at (10/2).

            Aksi demo yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB diawali dengan berjalan kaki dari tempat mangkal wartawan di warung Rimbun, belakang Kantor Bapeda Aceh Timur dan  memutari seputaran Kota Langsa  dengan pengawalan petugas dari Kepolisian Resort Kota Langsa. Jurnalis dari media cetak, elektronik, dan online membawakan sejumlan kartun dan spanduk berisi pesan penghentian kekerasan terhadap wartawan.

   Koordinator aksi, Bahtiar,  membacakan pernyataan sikap diantaranya meminta apaarat penegak hukum menangkap oknum kontraktor yang memukul wartawan di Kantor Mapolsek Banda Alam.

      Mengecam tindakan kekerasan terhadap pekerja pers, dan meminta Kapolda Aceh untuk mencopot Kapolsek Banda Alam, yang dinilai telah melakukan pembiaran terhadap aksi kekerasan yang dilakukan di depan matanya. 

     Dia juga menyatakan wartawan Kota Langsa, mendesakan untuk seluruh elemen di Aceh dan Indonesia pada umumnya agar tak melakukan kriminalitas terhadap pers. Para Jurnalis juga mendesak polisi mengusut sejumlah kasus kekerasan terhadap jurnalistik baik di Aceh maupun di daerah lain di Indonesia.

Sementara itu ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Cabang Aceh Timur Agusni AH usai acara demo mengecam keras aksi kekerasan terhadap wartawan.

“Aksi pemukulan terhadap wartawan  merupakan upaya pembungkaman terhadap kebenaran, ini tidak boleh terjadi, aparat harus bertindak bukan malah membiarkan seperti yang terjadi di  Mapolsek Banda Alam, Aceh Timur. ‘. Ujarnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar