Haba Rakyat
Kota Langsa: Kendati
sumber potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Langsa setiap tahun bisa mencapai Rp 26
milyar lebih, namun sampai saat ini Pemerintah Kota Langsa dinilai tidak cakap
dalam mengelola potensi tersebut, Jumat(24/2).
Hampir setiap tahun perolehan PAD
Kota Langsa berada di bawah proyeksi awal yang telah ditetapkan pihak eksekutif
dan legeslatif dalam buku Anggaran Pendapatan Belanja Kota (APBK).
Ironisnya sejak tahun 2006
sampai tahun 2010 PAD Kota Langsa hanya berkutak pada angka belasan milyar saja
, padahal rencana awal PAD Kota Langsa dipatok pada angka dua digit.
Hasil yang mengembirakan baru
terlihat pada tahun 2011 lalu, PAD Kota Langsa berhasil menembus angka Rp 21
Milyar, namun angka tersebut juga masih dibawah potensi PAD yang sebenarnya.
Demikian rangkuman dari Seminar studi
potensi PAD Kota Langsa yang dilaksanakan diaula Sekretaris Daerah
(Setada) Kota Langsa beberapa waktu lalu, seminar tersebut merupakan hasil
penelitian potensi PAD yang dilakukan oleh konsultan ahli dari Universitas
Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.
Menurut Irwan Safwadi, M.Si
salah seorang peneliti, lemahnya pencapaian PAD Kota Langsa karena beberapa
persolan yang sangat mendasar seperti
kurang optimalnya pengelolaan potensi
objek pajak daerah seperti rumah makan, hotel dan restoran.
“Padahal bila perolehan pajak
dan restribusi dari hotel, rumah makan dan restoran dapat dikelola lebih baik,
perolehan PAD Kota Langsa akan naik sangat signifikan,” ujar Irwan.
Dia menambahkan pencapaian PAD
tahun 2011 juga jangan dianggap sebagai keberhasilan peningkatan PAD, karena
sumbangan terbesar PAD tahun 2011 berasal dari sektor kesehatan dari dana
berobat pasien Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang mencapai Rp 7 milyar.
“ Kalau hanya berharap
pemasukan PAD dari dana JKA ini sangat riskan karena kita tidak bisa memastikan
sampai kapan program JKA tersebut akan berlangsung,” ujar Muhamad Harus kolega
Irwan dalam tim peneliti potensi PAD Kota Langsa.
Irwan juga menyoroti koordinasi antar dinas atau
instansi yang mengelola PAD di Langsa yang lemah disamping masih rendahnya
sumber daya pemungut pajak serta fasilitas pendukungnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar