Haba Rakyat,
LANGSA : Masyarakat menilai kinerja Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan
Pertamanan Kota Langsa lemah dalam penanganan sampah dikawasan
perkotaan.Pasalnya,pada sejumlah titik lokasi pembuangan sementara terjadi
penumpukkan dan berserakannya sampah diluar bak penampungan sampah,Selasa
(4/10).
Pengamatan dilapangan, kendatipun bak berkonstruksi
beton atau tempat pembuangan sampah yang baru selesai dibangun pada tahun 2011
ini,namun sampah rumah tangga tersebut terlihat banyak menumpuk diluar bak
sampah yang dibangun itu,serta mengeluarkan bau yang tidak menyedap.
Adapun titik lokasi yang sering terlihat tumpukan sampah seperti di
persimpangan empat Asrama Polisi tepatnya jalan Syiah Kuala dan jalan Rel
Kereta Api,depan gudang bongkar muat barang Desa Sungai Pauh jalan menuju
Kuala Langsa Kecamatan Langsa Kota dan yang paling ironisnya lagi sampah rumah
tangga juga menumpuk di depan kantor Dinas Pendidikan Langsa serta sejumlah
titik pembuangan sampah lainnya di daerah ini.
“Setahun terakhir ini Kota Langsa terlihat kumuh dan jorok,apalagi sampah yang
menumpuk di kawasan pajak Langsa,”ujar Iwan,45,salah seorang warga Langsa
seraya mengakui,memang setiap pagi dan malam hari ada sejumlah mobil truk
pengangkut sampah yang mengangkat sampah tersebut.
Namun demikian,sampah-sampah pada lokasi
tersebut seperti tidak habis diangkat dari lokasi bak pembuangan sampah untuk
dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Desa Pondok
Kemuning,Kecamatan Langsa Lama,sehingga terlihat terjadinya penumpukan sampah
yang berserakan.
Menurutnya,persoalan sampah di
lingkungan Pemerintahan Kota Langsa tidak semata-mata menjadi tanggungjawab
instansi terkait,akan tetapi sangat diperlukan juga rasa kesadaran dari
masyarakat terhadap proses membuang sampah,terutama sampah dibuang kedalam bak
sampah yang telah disediakan sehingga tidak berserakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar