Senin, 17 Oktober 2011

Akibat Sopir Mengantuk Truck Pembawa Beras Terbalik


Haba Rakyat,

LANGSA: Sebuah truck bermuatan beras 30 ton terbalik di jalan lintas sumatra, persisnya di kawasan Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Senin (17/10). Truck jenis tronton tersebut berplat BL 8688 AT hendak menuju Medan, terbalik akibat sopirnya mengantuk berat sehingga tidak bisa menjaga keseimbangan ketika kenderaannya sedang melaju.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu, baik sopir maupun kernet truck keduanya selamat tanpa luka apapun. Namun puluhan ton beras tumpah dan nyaris mengenai rumah salah seorang warga setempat.

Ketika dijumpai di lokasi kejadian, sopir truck tronton dimaksud, Daud,  warga Tanjong Minjei, Aceh Timur menerangkan, peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 4.25 Wib. Saat itu dirinya bersama seorang kernet sedang bergerak dari Panton Labu, Aceh Utara menuju Kota Medan untuk membawa beras sebanyak 30 ton.

Namun, tiba-tiba dia diserang rasa ngantuk berat yang membuat dirinya linglung sehingga truck yang dikendarainya oleng dan terbalik dalam parit jalan setelah sebelumnya sempat menabrak pohon Mahoni di pinggir jalan Negara itu.

“Saya berangkat dari Panton Labu, Aceh Utara tadi malam pukul 12.00 Wib dengan tujuan Medan untuk membawa beras, tiba di Langsa tadi pagi sekira pukul 04.00 Wib, tapi entah mengapa setiba di disini (TKP) tiba-tiba mata saya terasa berat sehingga linglung dan hilang kendali, maka terbalik seperti ini,” sebut Daud seraya menambahkan dirinya masih bersyukur karena dalam kecelakaan itu dia bersama kernet selamat dan sehat wal afiat, serta puluhan ton beras yang hendak dibawa ke Medan pun tidak ada yang hilang.

Sementara itu Ahyar salah seorang warga setempat mengatakan, saat kejadian warga sedang tertidur pulas, sehingga tidak tahu persis bagaimana kejadiannya. “Namun yang pasti, saat kejadian kami semua terkejut karena mendengarkan suara gemuruh truck terbalik, sehingga ketika itu juga warga langsung ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan,” demikian ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar