Selasa, 11 Oktober 2011

ABK Tak Pandai Berenang Hilang Dibawa Arus



Haba Rakyat,

LANGSA: Sofyan, 50, seorang Anak Buah Kapal (ABK) pencari ikan, warga Kilometer Lima, Gampong Kuala Langsa, hilang dibawa arus sungai yang deras, Rabu (12/10). Yang bersangkutan jatuh ke dalam sungai di kawasan tempat tinggalnya, saat hendak membuang hajat, dan hingga berita ini dikirim keberadaan jasadnya belum diketahui.

Warga masyarakat setempat bersama  Tim SAR dan aparat Marinir Kuala Langsa telah melakukan pencarian korban sejak kejadian. Bahkan beberapa speed boat milik Marinir Kuala Langsa juga telah diturunkan untuk mencari korban, namun belum ada hasilnya.

Informasi yang berhasil Waspada peroleh  dari warga menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (11/10) malam sekira pukul 20.00 Wib. Saat itu korban yang merupakan ABK salah satu kapal tangkapan ikan yang berlabuh di Gampoeng Kuala Langsa hendak melakukan buang hajat dari atas kapal ikan yang sedang berlabuh tersebut.

“Sebelumnya, nek Yan (panggilan korban oleh warga) sedang duduk di warung bersama warga lainnya menonton pertandingan bola kaki Timnas melawan Qatar. Tapi tiba-tiba dia keluar sebentar untuk buang hajat katanya, tapi belakangan kami dapat kabar dia jatuh dalam sungai dan tenggelam,” sebut salah seorang warga.

Begitu diketahui dia terjatuh dan tenggelam,  warga langsung berhamburan kelokasi untuk melakukan pencarian. Namun hingga menjelang tengah malam dilakukan pencarian, orban belum juga berhasil ditemukan, sehingga warga menghubungi aparat Marinir Kuala Langsa dan Tim SAR untuk minta bantuan.

Setelah dilakukan pencarian dengan bantuan armada Tim SAR dan aparat Marinir serta warga, ternyata korban tidak juga berhasil ditemukan. Sehingga pencarian korban terpaksa dihentikan untuk sementara waktu karena malam sudah sangat larut.

Baru pada pagi harinya Tim SAR dan aparat serta warga melanjutkan pencarian korban yang terjatuh dalam alur sungai. Namun hingga berita ini diturunkan korban belum juga berhasil ditemukan, “Kita yakin korban sudah meninggal, karena tenggelamnya sudah lama sekali,” ujar warga lainnya seraya mengharapkan jasad korban dapat segera ditemukan untuk disemanyamkan selayaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar