Kapolres Langsa, AKBP Yosi Muhamarta menegaskan, kegiatan perkemahan pramuka bermanfaat untuk menambah wawasan. Selain itu juga dapat menambah pengalaman, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan menanam rasa nasionalisme. Dalam kondisi negara seperti sekarang ini, nasionalisme itu penting agar dapat menghempang terorisme.
Demikian antara lain dikatakannya saat membuka Perkemahan Pramuka Bhakti Saka Bhayangkara tingkat Cabang Kota Langsa Tahun 2011 di bumi perkemahan Perkjebunan PTPN-I Langsa, Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama, Selasa (21/6).
Menurut Kapolres, sebagai seorang pramuka, maka sudah menjadi kewajiban untuk meningkatkan rasa persaudaraan, menjalin hubungan dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Jiwa dan semangat pengabdian yang demikian itu menjadi inti dan tujuan dari setiap aktivitas kepramukaan.
“Dalam setiap momen perkemahan seorang pramuka diajarkan untuk dapar meningkatkan kemampuan, mengasah ketrampilan agar dapat mengatasi segala sekulitan dan tantangan dilapangan. Sehingga ketrampilan tersebut dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain,” terang Kapolres lagi.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga berpesan kepada para peserta perkemahan pramuka Bhakti Saka Bhayangkara untuk menghindari diri dari perbuatan tercela dan perbuatan melanggar hukum. “Karena seorang pramuka merupakan panutan bagi pemuda lainnya,” ujarnya.
Yosi juga menjelaskan, bahwa kegiatan perkemahan bhakti saka bhayangkara tersebut adalah kegiatan rutin yang digelar oleh kepolisian untuk membina generasi muda dalam upaya menciptakan generasi yang taat akan hukum dan ketertiban.
Selain itu, kegiatan perkemahan ini juga salah satu rangkaian dari penyambutan HUT Bhayangkara ke-65 yang jatuh pada 1 Juli mendatang. “Dan kegiatan ini diikuti oleh 140 peserta dari tujuh pramuka bhayangkara dari masing-masing Polsek dalam wilayah hukum Polres Langsa yang meliputi, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang,” sebut Kapolres seraya menambahkan kegiatan ini berlangsung selama empat hari.