Tampilkan postingan dengan label Kuala Langsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuala Langsa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2012

Lelaki Tengelam Di Dermaga Kuala Langsa Ditemukan

Haba Rakyat

            Kota Langsa (Waspada): Setelah melakukan pencarian hamper 18 jam akhirnya team gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, satuan Marinir dan  Polisi air ( Satpol Air) berhasil menemukan jasat korban tidak jauh dari lokasi tempat korban dikabarkan hilang, kamis (16/2).

            Sekretaris SAR Kota Langsa, Heru Iskandar  beserta Yudi Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan pada PBBD Kota Langsa mengatakan jasat korban ditemukan 15 meter dari lokasi dermaga.

“Team penyelam berhasil mengangkat jasat korban 15 meter dari lokasi tempat korban loncat pada pukul 16.10 Wib,” ujar Heru, sebelumnya team yang berkekuatan 50 personil tersebut  telah melakukan pencarian menyisir Kuala Langsa.

Usai ditemukan mayat lelaki yang masih berpakaian lengkap tersebut langsung dibawa ke Ruang  Gawat  Darurat (UGD)Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa untuk divisum.

“Kita menyerahkan jenazah kepada dokter UGD atas nama dr, Doni, dengan demikian pencarian terhadap korban kita nyatakan telah berakhir,” tambah Heru.

Jumat, 04 November 2011

Puluhan Pelajar Dan Mahasiswa Bersihkan Sampah Di Kuala Langsa

Haba Rakyat, 

            Kota Langsa : Puluhan Pelajar  Sekolah Menegah Umum (SMA) serta Mahasiswa se- Kota Langsa mengelar aksi bersih-bersih di sekitar kawasan Kuala Langsa, Kota Langsa sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan, Jumat(4/11).

            Aksi bersih-bersih yang diprakarsai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala)  STAIN Cot Kala Langsa tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari sumpah Pemuda.

            Sebelumnya pada hari yang sama Mapala STAIN telah mengelar kegiatan seminar tentang lingkungan hidup yang dilaksanakan di kampus STAIn di Gampong Meurandeh, Kota Langsa.

            “Sebelum aksi bersih-bersih di Kuala Langsa ini, kita juga mengelar seminar sehari tentang lingkungan, aplikasi dari hasil seminar tersebut sore ini kita melakukan aksi ini,” ujar Ketua Panitia kegiatan Muhammad Saleh.

 Dia menambahkan pemilihan lokasi kula Langsa karena selama ini kondisi ekosistem kawasan tersebut mulai hancur akibat ulah para pedagang yang mengalih fungsikan kawasan hutan bakau menjadi tempat berjualan.

Selain kehilangan kawasan hutan bakau sebagai tempat habitan satwa moyet dan biota laut lainnya, akibat aktifitas berjualan tersebut menyebabkan volume sampah yang semakin meningkat setiap hari.

“kendati disini tersedia tempat pembuangan sampah, namun masih banyak sampah yang langsung dibuang ke areal hutan bakau, sehingga menganggu ekosistem dikawasan tersebut,” ujarnya.

Dia mengharapkan dari kegiatan ini nantinya akan timbul kesadaran dari mahasiswa dan pelajar soal lingkungan dikawasan kuala Langsa sehingga kawasan ini dapat kembali menjadi hunian yang nyaman bagi stwa endemi kawasan tersebut.