Kota Langsa :
Sejumlah pemerhati lingkungan di Kota Langsa mengharapkan Pemerintah setempat
agar segera menata kembali ekosistem hutan bakau yang berada di kawasan Kuala
Langsa, Rabu (22/2).
Kondisi kawasan hutan bakau
tersebut saat ini dikabarkan telah memasuki fase mengkhawatirkan,pasalnya
kehadiran sejumlah warung tempat menjual
makanan dikawasan hutan yang berdekatan dengan Pelabuhan Kuala Langsa tersebut
telah mendorong kerusakan ekosistem kawasan itu.
Menurut Akmal ketua Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala ) Sekolah Tinggi Agama
Islama Negeri (STAIN) Cot Kala Langsa, kehadiran bangunan warung tersebut bukan
hanya merusak tanaman bakau juga menganggu habitat hewan yang ada dikawasan
tersebut.
“ Bangunan warung tersebut dibuat di dalam
kawasan hutan dengan demikian praktis harus menebang pohon, akibatnya
kehidupoan moyet yang ada dikawasan tersebut akan terganggu, belum lagi
persoalan sampah yang langsung dibuang kedalam kawasan sehingga kehidupan ikan
dan udang dikawasan itu juga terganggu” ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar